Sekolah ini menyaksikan bagaimana aku menjadi seorang pendidik. terasa sangat gembira apabila masuk ke dalam kelas dengan persediaan fizikal dan rohani yang kuat. Apabila rohani sudah dipenuhi dengan ayat-ayat cinta dan nasihatNya ditambah dengan persediaan yang baik sebelum masuk ke dalam kelas, ukiran kegembiraan akan terus nampak apabila masuk dan keluar dari kelas. ~Alhamdulillah~ terasa pertolongan Allah itu ada. Bukan mudah tetapi tidak mustahil untuk melakukan yang terbaik buat anak-anak didik sek keb rantau panjang, Kuching. Teringat zaman ketika mula-mula menapaki sekolah rendah dulu. Masih terasa dan teringat cikgu-cikgu yang telah mendidik aku dahulu.Sebelum ke sekolah, aku akan membawa kuih-muih yang dibuat oleh ma untuk dijual di kedai yang selaluan dengan sekolahku. Kini, ada juga anak murid yang rajin membantu keluarga menjual sate di sekolah. Sungguh cekal anak-anak kampung ini. Tetapi dalam pelajaran selalu kedengaran dalam bilik guru, pelajar ini tidak pandai dan sebagainya. Terasa terpanggil untuk mendekati pelajar ini. "kenapa tak pergi kem bestari solat?" aku bertanya. jawapannya "tolong ibu menjual di pasar tani". "O yeke, ada bagitahu ustazah lain tak" aku menyoal padanya. Lantas dia menggeleng. Ku perhatikan dari air mukanya, dia ingin juga seperti pelajar yang lain, tetapi halangan-halangan yang tidak dapat tidak dia perlu membantu keluaganya. "Takpe, kamu belajar sungguh-sungguh ye" aku memberi semangat. Semoga Allah memberi rahmat untuk kita semua. Sentiasa ada perasaan untuk membawa kalian kepada kebahagiaan yang abadi. InsyaAllah.=)
Jumaat, 27 April 2012
Sabtu, 10 Mac 2012
Hak seorang sahabat
Mari berjemaah!~Sahabatku,,Semoga Engkau Mengetahi Hak-Hak ini~
Saudaraku yang semoga dirahmati Allah. Sungguh persahabatan merupakan suatu karunia dari Allah Ta’ala. Sebagaimana firman Allah yang artinya,“Lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara” (Ali Imron : 103). Ini adalah nikmat Allah yang sangat agung. Maka seharusnya kita menjaganya dengan memperhatikan hak-hak di antara sahabat. Pembahasan berikut, berisi sebagian hak-hak persahabatan yang seharusnya diperhatikan oleh orang-orang yang mengikat tali tersebut.
Ingatlah wahai saudaraku -semoga Allah menunujuki kita untuk taat kepada-Nya-, bahwa tujuan kita bersahabat adalah senantiasa untuk mengaharap ridho Allah Ta'ala. Dan janganlah sekali-kali persahabatan tersebut dijadikan untuk mendapatkan kepentingan dunia semata.
Persahabatan yang dilandaskan saling cinta karena Allah itulah yang akan mendapatkan manisnya iman, sebagaimana Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya,"Ada tiga perkara yang apabila seseorang memilikinya akan mendapatkan manisnya iman, yaitu Allah dan Rosul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya, dia mencintai seseorang tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah, dan dia tidak suka kembali kepada kekufuran setelah Allah membebaskan darinya sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam api." (HR. Bukhari)
Di samping itu, persahabatan seperti inilah yang akan kekal hingga hari kiamat nanti, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman yang artinya,"Teman-teman akrab pada hari (kiamat) nanti sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa."(QS. Az Zukhruf : 67).
Imam Ibnu Katsir rohimahulloh mengatakan bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah ‘azza wa jalla, inilah yang kekal selamanya. (Tafsir Ibnu Katsir)
Maka perhatikanlah wahai saudaraku, sudah benarkah niat kita dalam bersahabat?! Apakah persahabatan tersebut hanya untuk menyelesaikan urusan duniawi semata?!! Setelah urusan tersebut selesai, kita meninggalkan sahabat kita!! Ingatlah, persahabatan yang benar adalah persahabatan yang dilandasi cinta karena Allah, yaitu seseorang mencintai sahabatnya karena tauhid yang dia miliki, pengagungan dia kepada Allah, dan semangatnya dalam mengikuti sunnah Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam.
Berbuat Itsar-lah pada Sahabatmu
Di antara hak terhadap sesama yang dianjurkan adalah mendahulukan sahabatnya dalam segala keperluan (baca : itsar) dan perbuatan ini dianjurkan (mustahab).
Perhatikanlah firman Allah Ta'ala yang artinya,"Dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan" (QS. Al Hasyr : 9).
Kaum Anshor yang terlebih dahulu menempati kota Madinah, mereka mendahulukan saudara mereka dari kaum Muhajirin dalam segala keperluan, padahal mereka sendiri membutuhkannya.
Sungguh sangat menakjubkan, seorang sahabat Anshor yang memiliki dua istri ingin menceraikan salah satu istrinya. Kemudian setelah masa 'iddahnya berakhir dia ingin menikahkannya dengan sahabatnya dari kaum muhajirin. Adakah bentuk itsar yang lebih daripada ini?!! (Aysarut Tafaasir, Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi)
Perbuatan itsar ini hanya berlaku untuk urusan duniawi (seperti mendahulukan saudara kita dalam makan dan minum). Sedangkan dalam masalah ketaatan (perkara ibadah), perbuatan ini terlarang. Karena maksud dari ibadah adalah pengagungan kepada Allah Ta’ala. Maka barangsiapa yang mendahulukan saudaranya dalam hal ini, berarti dia telah meninggalkan pengagungan terhadap Allah Ta’ala yang dia sembah. Oleh karena itu, kita tidak diperbolehkan mendahulukan saudara kita (itsar) untuk menempati shaf pertama dalam sholat berjama’ah, sedangkan kita di shaf belakang. (Lihat Al Wajiz fii Iidhohi Qowa’id Al Fiqhi Al Kulliyati)
Bantulah Sahabatmu yang Berada dalam Kesulitan
Misalnya ada saudara kita yang membutuhkan bantuan pinjaman wang. Maka berusahalah untuk menolongnya dengan memberi pinjaman hutang padanya. Karena pemberian hutang yang pertama kali merupakan kebaikan. Sedangkan pemberian hutang kedua kalinya adalah sedekah. Sebagaimana dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya,"Barangsiapa yang memberi hutang kepada saudaranya kedua kalinya, maka dia seperti bersedekah padanya.
Jagalah Kehormatan Sahabatmu
Wahai saudaraku, jagalah kehormatan sahabatmu, karena Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda pada khutbah ketika haji Wada' yang artinya,"Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, dan kehormatan kalian adalah haram." (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Di antara bentuk menjaga kehormatan saudara kita adalah menjaga rahasianya yang khusus diceritakan pada kita. Rahasia tersebut adalah amanah dan kita diperintahkan oleh Allah untuk selalu menjaga amanah. Rasulullah shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya,"Apabila seseorang membicarakan sesuatu padamu, kemudian dia menoleh kanan kiri, maka itu adalah amanah."(HR. Abu Daud dalam sunannya). Perbuatan seperti ini saja dilarang, apalagi jika sahabatmu tersebut memintamu untuk tidak menceritakannya pada orang lain. Maka yang demikian jelas lebih terlarang. (Huququl Ukhuwah, Syaikh Sholeh Alu Syaikh).
Semoga dengan mengamalkan hak-hak ini, kita akan menjadi orang-orang yang akan mendapatkan naungan Allah di akherat kelak, di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Amin
Isnin, 5 Mac 2012
Bumi Kenyalang
Tidakkah engkau mengetahui bahawa segala yang ada di langit dan di bumi tunduk sujud kepada Allah, dan (di antaranya termasuklah) matahari, dan bulan, dan bintang-bintang, dan gunung-ganang, dan pokok-pokok kayu, dan binatang-binatang, serta sebahagian besar dari manusia? Dan banyak pula (di antara manusia) yang berhak ditimpa azab (disebabkan kekufurannya dan maksiatnya) dan (Ingatlah) sesiapa yang dihinakan oleh Allah maka ia tidak akan beroleh sesiapapun yang dapat memuliakannya. Sesungguhnya Allah tetap melakukan apa yang dirancangkanNya.(22:18)
tenggelam keasyikan dengan ayat yang menyentuh sanubari ini. Alhamdulillah bersyukur kepada Allah kerana masih lagi mengurniakan kasih sayang dan rahmatMu padaku, pada kami, pada orang-orang di samping kami.
Menghirup udara di kampung Rantau Panjang ini, terasa berada di kawasan chalet percutian, penuh kesegaran, menyamankan, indah. terasa bumi ini sentiasa lembap dan basah. Suasana yang redup dan boleh menenangkan jiwa. Alhamdulillah Allah tahu kemampuan hamba-hambaNya. Melangkah kaki di bumi ini ada misi dan visi yang perlu dilakukan. Di atas nikmat dan kesyukuran ini perancangan dan perancangan pelu dibuat untuk sebarkan Islam di bumi ini untuk jangka masa panjang dan di kampung ini khususnya.
Semoga Allah memberi kekuatan untuk terus dan terus sebarkan kebahagiaan. Mengikat hati dengan masyarakat di sini memberi 1001 pengalaman dan perjalanan masih jauuuhhh..semua menyambut kami dengan amat baik seperti sebahagian keluarga mereka. sampaikan setiap hari minggu (jika tiada program) sebuah keluarga ni ambil kami untuk tidur di rumah mereka. terharu,,doa dari kalian juga. InsyaAllah pengisian rohani masih tetap terus berjalan di samping memberi buah kelakuan yang baik.
Semoga kita semua masih dalam naungan kasihNya. Sayang Allah forever n xkan pernah hilang...amin=)
Rabu, 29 Februari 2012
Sabtu, 11 Februari 2012
Kenangan di semenanjung
Ketahuilah selama kita bersama-sama di MT dapat rasakan ‘kebahagiaan’ bersama kalian. Menegur ana tika diri alpa dan saling ingat mengingatkan. Ukhti Ima yang banyak memberi nasihat yang ruhiyah. Time ceria sama2 ceria. Ukht Zida yang selalu mengajak ke satu daerah ‘penasihat’ yang bijak tanpa berkata-kata iaitu perkuburan. Dapat sama-sama mengkoreksi diri ini. yang selalu menjadi ‘mak’ kerana masakan yang sedap dan juga as senior di rumah banyak mengajar untuk berdisiplin dengan peraturan rumah.
Ukht Kamilah yang sentiasa juga meluangkan masa bersamanya. Biarpun sibuk di tempat kerja tetapi tak pernah membawa mood tempat kerja ke rumah. Jadinya sentiasa senyum walaupun hatinya hanya Allah yang tahu. Akak, teruskan langkah. Ukhti Anis yang banyak menasihati ana. Erm..saling berkongsi masalah tika badai melanda. Bertukar-tukar emosi dan menjadi penasihat yang membekas di jiwa ini.
ukhti Halimatun yang memberi pertolongan tiap kali perlukan pertolongan. Bawakan ke sana kemari dengan motornya. Seorang yang tabah tempuhi perjalanan. Ukhti zura yang nice, baik sekali. Kritikan yang membina tiap kali berbicara dengannya. Ukhti Izzati (Nur) yang mesra dengannya. Suka berbincang atau berbual dengannya walaupun perkenalan dengannya tidak lama tetapi membuahkan kemesraan yang mendalam di hati. Ukhti Mariam yang tenang wajahnya dengan segala permasalahan yang menimpa…tetap tenang air wajahnya dan tabah mengharunginya. Banyak juga belajar dengannya.
Apabila kami bersama berjoging ke bersenam ataupun bersarapan bersama, wujud detik indah di situ. Hehe. Yelah sebabnya selepas itu semua akan bertebaran mencari ilmu dan rezeki masing-masing. Banyak lagi ukhti-ukhti yang menyinggah dan menetap di hati ini. Kebaikan antuna menjadikan diri semakin belajar dan belajar untuk memperbaiki diri kepada lebih baik.
Norjana, teman yang lama. sejak kita masuk ukm lagi hingga sekarang. Akhwat yang paling lama bersama. Seperti adik beradik dah. Berkhidmat baek2 di negeri selangor ye. ukht Mizah, yang lembut tetapi tegas berpendirian. Ana boleh belajar dari akak untuk menjadi guru yang berjaya. Seha dan u.laila juga yang tenang air mukanya, teruskan dan teruskan dalam memberi. Ada yang ana tak sebut tetapi buat akhwat yang ana kenal secara langsung dan tidak langsung....antuna telah mengajar ana apa itu ‘kesabaran’,‘ketabahan’,kejujuran’,’keihklasan’ dan semua yang positiflah.
Buat adik-adik yang akak sayangi juga, banyak belajar darimu. Aisyah Mohd, blajar baik-baik ye. Banyak membantu akak dan keluarga akak juga. Mengharapkan juga doamu buat keluarga akak. Adik-adik yang berada di ukm...insyaAllah lepas di ukm tak tahu di mana lagi kan. Jadi perlu bersedia hati dan emosi dengan sifat-sifat yang boleh menjaga kita di manapun kita. Kita berjumpa dan berpisah kerana Allah. Jadi semoga hubungan yang kita jalin ini mendapat redhaNya.
Sebenarnya post di atas ana dah tulis sewaktu di mt lama lagi, waktu ini mungkin waktu yang sesuai nak letakkannya di laman blog ni. Yang tidak disebut, bukan tidak mahu menyebut tetapi yang penting ia ada disebut dalam ini (hati). Doa penghubung kita ye.
Ana akan ke bumi kenyalang, ciptaan Allah. Berpijak nya kita di atas bumi yang sama dan langit yang sama. Jadi kepada Allah jua tempat kita mengharapkan perlindungan dan rahmat. mungkin ana di sana setahun lebih, mungkin dua tahun, tiga tahun, empat tahun. Tidak tahu lagi,, perancangan Allah itu lebih baik dan sedia untuk dikhidmatkan dengan adik-adik di sana.
Ingin dikongsi juga, sebelum dapat tahu posting di Sarawak, ana sempat membuka gambar-gambar kita bersama2..sedih waktu tu, teringat sambil dialunkan lagu "untukmu". Biasanya begitu kesedihan semalam sebenarnya untuk menguatkan realiti hari ini. Pagi itu dapat tahu ke Sarawak, dah tak sedih pula..hehe. InsyaAllah di mana pun kita, kita tetap hamba Allah.
Sabtu, 4 Februari 2012
Coretan kata
Ada perkara yang kita amaaaaaaaaaat suka tetapi ia tidak perlu dalam hidup kita...
Ada perkara yang kita perlu, tetapi kita tidak suka perkara itu........
................
Jika berlaku perkara di atas kita akan merasai kesedihan..yang sedih, sangat sedih dan boleh menjadi amat sedih.
contoh perasaan menyukai seorang yang bukan muhrim. Suka padanya tetapi ia tidak perlu pun untuk diri kita...
Yang kita perlu ialah seorang suami walaupun kita tidak suka...(boleh ke)
contoh lain...kita suka sebuah moto...tiba-tiba motor hilang....
apa kesudahannya?
motor yang hilang itu diganti dengan nilai-nilai mahmudah dalam diri kita. Dengan kehilangan motor, kita mampu untuk bersabar, untuk tabah mengharunginya, untuk usaha lagi mencari pengangkutan lain selain motor.
perkaitannya adalah nilai-nilai mahmudah amat3 perlu buat diri kita dan motor bukanlah segala-galanya. Jadi sesuka mana pun kita pada moto itu, kita perlu ada redha dengan pemergiannya. Mungkin Allah ingin memberi nilai-nilai mahmudah dalam diri kita. Dan nilai-nilai yang mahmudah ini lebih berkekalan dan diperlukan dari motor itu. Kerana ia adalah jaminan jangka masa panjang berbanding motor yang terjamin jangka masa pendek sahaja. Sifat-sifat seperti sabar, redha lebih kita perlukan untuk hidup di dunia ini berbanding motor. Motor kita guna untuk ke tempat kerja je kan...sifat-sifat yang baik itu pula akan kita guna setiap saat dalam hidup kita.
..................
Jadi, benarlah kadang-kadang kita tidak suka untuk menerima sebuah kehilangan walhal ia amat perlu buat diri kita. Untuk menjalani kehidupan seterusnya dengan lebih baik daripada hari semalam.
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Surah. Al Baqarah:216)
Salam Maulidur Rasul..
merindui Baginda..
Ada perkara yang kita perlu, tetapi kita tidak suka perkara itu........
................
Jika berlaku perkara di atas kita akan merasai kesedihan..yang sedih, sangat sedih dan boleh menjadi amat sedih.
contoh perasaan menyukai seorang yang bukan muhrim. Suka padanya tetapi ia tidak perlu pun untuk diri kita...
Yang kita perlu ialah seorang suami walaupun kita tidak suka...(boleh ke)
contoh lain...kita suka sebuah moto...tiba-tiba motor hilang....
apa kesudahannya?
motor yang hilang itu diganti dengan nilai-nilai mahmudah dalam diri kita. Dengan kehilangan motor, kita mampu untuk bersabar, untuk tabah mengharunginya, untuk usaha lagi mencari pengangkutan lain selain motor.
perkaitannya adalah nilai-nilai mahmudah amat3 perlu buat diri kita dan motor bukanlah segala-galanya. Jadi sesuka mana pun kita pada moto itu, kita perlu ada redha dengan pemergiannya. Mungkin Allah ingin memberi nilai-nilai mahmudah dalam diri kita. Dan nilai-nilai yang mahmudah ini lebih berkekalan dan diperlukan dari motor itu. Kerana ia adalah jaminan jangka masa panjang berbanding motor yang terjamin jangka masa pendek sahaja. Sifat-sifat seperti sabar, redha lebih kita perlukan untuk hidup di dunia ini berbanding motor. Motor kita guna untuk ke tempat kerja je kan...sifat-sifat yang baik itu pula akan kita guna setiap saat dalam hidup kita.
..................
Jadi, benarlah kadang-kadang kita tidak suka untuk menerima sebuah kehilangan walhal ia amat perlu buat diri kita. Untuk menjalani kehidupan seterusnya dengan lebih baik daripada hari semalam.
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Surah. Al Baqarah:216)
Salam Maulidur Rasul..
merindui Baginda..
MengenangkanMu
Assalamualaikum
ingin berbicara sesuatu tika ini. Sungguh sedih namun tetap mampu mengukir senyuman di atas apa yang berlaku. Sungguh Allah memberi ujian, kita mampu mengatasinya. Perlu banyakkan zikrullah dan salawat ke atas Nabi tercinta. Esok hari lahir Rasulullah s.a.w persuruh Allah.
............................
pengorbanan beliau yang tiada tolok bandingnya kepada umatnya...menyampaikan bagaimana akhlak seorang Islam...luhur pekertinya, taat ingatannya kepada Allah swt...tidak mengenal erti penat lelah dalam mengorbankan seluruh masanya, tenaga dan harta demi Islam yang tercinta. tika ini, alunan selawat keatasnya mengiringi penulisan ini.
............................
Ya Rasulullah,
Aku ingin menyatakan..sayang pada Rasulullah saw...
Ya Rasulullah,
Aku ingin menyatakan...bukan senang perjuangan yang Engkau telah lalui dahulu..lebih-lebih lagi buat insan yang sangat lemah ini. InsyaAllah akan digagahi juga melawan rintangan dan dugaan yang melanda diri.
Ya Rasulullah,
hebatnya dirimu..semua yang ada di sekelilingmu menyayangimu walaupun mereka tidak bersama Islam.. dan Engkau juga adil dalam memberikan kasih sayang kepada semua. Kagumnya diriku kepadaMu Ya Rasulullah saw.
Ya Rasulullah,
Sebelum lahir, perkara-perkara yang luar biasa terjadi keatasmu sehingga kelahiranMu juga. Walaupun ku tidak dapat melihatMu tetapi terasa Engkau ada bilamana namaMu disebut olehku sendiri dan orang-orang di sekelilingku menyebutMu...Doakan kami yang masih tinggal di bumi ini Ya Rasulullah. Dapat berjalan dengan title seorang hamba yang ikhlas kepadaNya di bumi yang sementara ini.
Ya Rasulullah,
Izinkan diriku bertemu denganMu di akhirat sana...Hari yang pasti terjadi. Syafaatkan kami Ya Rasulullah.
Allahumma Solli Ala Muhammad...
ingin berbicara sesuatu tika ini. Sungguh sedih namun tetap mampu mengukir senyuman di atas apa yang berlaku. Sungguh Allah memberi ujian, kita mampu mengatasinya. Perlu banyakkan zikrullah dan salawat ke atas Nabi tercinta. Esok hari lahir Rasulullah s.a.w persuruh Allah.
............................
pengorbanan beliau yang tiada tolok bandingnya kepada umatnya...menyampaikan bagaimana akhlak seorang Islam...luhur pekertinya, taat ingatannya kepada Allah swt...tidak mengenal erti penat lelah dalam mengorbankan seluruh masanya, tenaga dan harta demi Islam yang tercinta. tika ini, alunan selawat keatasnya mengiringi penulisan ini.
............................
Ya Rasulullah,
Aku ingin menyatakan..sayang pada Rasulullah saw...
Ya Rasulullah,
Aku ingin menyatakan...bukan senang perjuangan yang Engkau telah lalui dahulu..lebih-lebih lagi buat insan yang sangat lemah ini. InsyaAllah akan digagahi juga melawan rintangan dan dugaan yang melanda diri.
Ya Rasulullah,
hebatnya dirimu..semua yang ada di sekelilingmu menyayangimu walaupun mereka tidak bersama Islam.. dan Engkau juga adil dalam memberikan kasih sayang kepada semua. Kagumnya diriku kepadaMu Ya Rasulullah saw.
Ya Rasulullah,
Sebelum lahir, perkara-perkara yang luar biasa terjadi keatasmu sehingga kelahiranMu juga. Walaupun ku tidak dapat melihatMu tetapi terasa Engkau ada bilamana namaMu disebut olehku sendiri dan orang-orang di sekelilingku menyebutMu...Doakan kami yang masih tinggal di bumi ini Ya Rasulullah. Dapat berjalan dengan title seorang hamba yang ikhlas kepadaNya di bumi yang sementara ini.
Ya Rasulullah,
Izinkan diriku bertemu denganMu di akhirat sana...Hari yang pasti terjadi. Syafaatkan kami Ya Rasulullah.
Allahumma Solli Ala Muhammad...
Jumaat, 13 Januari 2012
Alunan
Gema tasbih berbunyi sayup kedengaran
zikir dan tahmid menghiasi alam
alunannya yang merdu memuji Ilahi
damai di hati...
... Dan sayup terdengar suara azan
memecah sunyi di subuh hari
mengalun merdu suara rindu
menusuk kalbu terasa sayu
Dengarlah adikku dengarlah temanku
dengarlah kakakku dengarlah abangku
dengarlah adikku dengarlah temanku
dengarlah saudara dengarlah semua
Hidayah Allah adakah terasa
kalau masih belum carilah segera
di mana-mana ia pasti ada
cuma diri kita mungkin menolaknya
Terdengar suara merdu
gema bak buluh perindu
memecah sunyi nan syahdu
menusuk terasa sayu
zikir dan tahmid menghiasi alam
alunannya yang merdu memuji Ilahi
damai di hati...
... Dan sayup terdengar suara azan
memecah sunyi di subuh hari
mengalun merdu suara rindu
menusuk kalbu terasa sayu
Dengarlah adikku dengarlah temanku
dengarlah kakakku dengarlah abangku
dengarlah adikku dengarlah temanku
dengarlah saudara dengarlah semua
Hidayah Allah adakah terasa
kalau masih belum carilah segera
di mana-mana ia pasti ada
cuma diri kita mungkin menolaknya
Terdengar suara merdu
gema bak buluh perindu
memecah sunyi nan syahdu
menusuk terasa sayu
Teringat lagu ni. Waktu tingkatan 1-5, lagu ni sangat terkenal. Dan saya mengingati lagu ini dan ia mencuit naluri. Jika dialunkan pasti semua orang gembira mendengarnya. Ataupun cuba cari dan dengar. Tak tahu lah ada ke tak. "Hidayah Allah adaakah terasa, kalau masih belum carilah segera". Tidak banyak mencoret dan semoga kita sentiasa mendapat hidayah oleh Pencipta kita. ALLAH. Love forever and ever.
Ahad, 25 Disember 2011
Belajar
Dan (ketahuilah), seseorang pemikul tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain dan jika seseorang yang berat tanggungnya (dengan dosa), memanggil (orang lain) untuk menolong memikul sama bebanan itu, tidak akan dapat dipikul sedikitpun daripadanya, walaupun orang yang diminta pertolongannya itu dari kerabatnya sendiri. Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) hanyalah memberi peringatan kepada orang-orang yang takut (melanggar hukum-hukum) Tuhan semasa mereka tidak dilihat orang dan semasa mereka tidak melihat azab Tuhan serta mereka mendirikan sembahyang. Dan sesiapa yang membersihkan dirinya (dari segala yang dilarang) maka sesungguhnya ia melakukan pembersihan itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan (ingatlah), kepada Allah jualah tempat kembali (surah 35:18)
Tersentuh hati ini membaca ayat cintaNya ini. Allah Yang maha penyayang tahu apa yang ada di dalam hati ini dan hati kita semua. Jazakillah kepada akhwat yang tidak putus memberi nasihat. kadang2 diri ini memang alpa dan lupa. Perlukan teguran dan bimbingan juga. InsyaAllah sama-sama perbaiki. Semoga Allah meluruskan niat dan mengikhlaskan seala kebajikan yang dibuat.
Banyak perkara yang berlaku. Setiap perkara yang kita hadapi itu sukar, bermakna itu adalah satu proses tarbiyyah yang kita perlu hadapi dan pelajari. Bukan mudah tetapi ia juga bukan susah. Memerlukan kesabaran dan doa dariNya.
Kadang-kadang terasa perkara yang kita suka itu betul tetapi ia adalah sebaliknya. Perkara yang kita tidak suka itu kadang kala ia betul. Jadi di sini kita perlu belajar untuk menghadapi perkara yang kita suka dan tidak suka. Cuba lapangkan dada memahami setiap yang berlaku sebagai satu hikmah.
Segala kata-kata ini coretan untuk diri ini dan bersama.
Tersentuh hati ini membaca ayat cintaNya ini. Allah Yang maha penyayang tahu apa yang ada di dalam hati ini dan hati kita semua. Jazakillah kepada akhwat yang tidak putus memberi nasihat. kadang2 diri ini memang alpa dan lupa. Perlukan teguran dan bimbingan juga. InsyaAllah sama-sama perbaiki. Semoga Allah meluruskan niat dan mengikhlaskan seala kebajikan yang dibuat.
Banyak perkara yang berlaku. Setiap perkara yang kita hadapi itu sukar, bermakna itu adalah satu proses tarbiyyah yang kita perlu hadapi dan pelajari. Bukan mudah tetapi ia juga bukan susah. Memerlukan kesabaran dan doa dariNya.
Kadang-kadang terasa perkara yang kita suka itu betul tetapi ia adalah sebaliknya. Perkara yang kita tidak suka itu kadang kala ia betul. Jadi di sini kita perlu belajar untuk menghadapi perkara yang kita suka dan tidak suka. Cuba lapangkan dada memahami setiap yang berlaku sebagai satu hikmah.
Segala kata-kata ini coretan untuk diri ini dan bersama.
Sabtu, 10 Disember 2011
Acheh lagi
warkah yang ditulis oleh salah seorang adik di Acheh:
Tak terasa hari terus berjalan
Dan kini tiba perpisahan
Yang tak pernah ku sangka
Namun apa daya diri ini
Kerana memang ini takdir nyata
Yang datangnya dari Ilahi
Benar apa yang telah dikatakan sang pepatah
yang berbunyi:
Bukan perpisahan yang ku tangisi
Tapi pertemuan yang ku sesali
Dirimu bagaikan mutiara yang berkilauan
Yang dapat menerangi setiap hamba2Nya
Yang tengah berada dalam kesedihan yang nyata
Hanya satu yang ku inginkan dari akak tetaplah
Berjuang menempuhi onak dan duri
Dan jadilah wanita soleha yang dirindui syurga
Dan kini tiba perpisahan
Yang tak pernah ku sangka
Namun apa daya diri ini
Kerana memang ini takdir nyata
Yang datangnya dari Ilahi
Benar apa yang telah dikatakan sang pepatah
yang berbunyi:
Bukan perpisahan yang ku tangisi
Tapi pertemuan yang ku sesali
Dirimu bagaikan mutiara yang berkilauan
Yang dapat menerangi setiap hamba2Nya
Yang tengah berada dalam kesedihan yang nyata
Hanya satu yang ku inginkan dari akak tetaplah
Berjuang menempuhi onak dan duri
Dan jadilah wanita soleha yang dirindui syurga
by: Nanda
to: Kak ja
to: Kak ja
Rabu, 30 November 2011
Sejati
Sayu mendengar alunan doa yang penuh pengharapan menggegarkan stadium yang luasnya sangat besar. sebak dengan setiap bait-bait kalimah doa yang dilafazkan waktu itu mengundang titisan air mata mengalir laju. Dada berombak dengan getarannya, pemiliknya sahaja yang tahu. Benar terasa Allah sentiasa bersama ketika mana doa dipanjatkan waktu itu. Lahir perasaan yang CINTA dan SAYANG padaNya. Mengharapkan setiap kalimah doa yang diaminkan didengari oleh Allah, Tuhan sekalian alam. Alhamdulillah tidak terungkap di situ dan sudah tertulis di sini. Coretan yang ingin dikongsi bersama. Ya Allah Kau hidupkan hati-hati kami ini dalam meminta sesuatu kepadaMu agar tumbuh perasaan yang tenang dan takut hanya padaMu. Engkaulah pemilik hati-hati kami. Kau pimpinlah kami ke jalan yang diredhai olehMu Ya Allah.
Maka bersurailah semua yang ada di stadium itu dengan ungkapan doa yang penuh syahdu. Kaki ini mula melangkah dan salam bersalaman dengan akhwat yang disayangi yang datang dari pelabgai arah. Tatkala bersalam dengan salah seorang akhwat yang disayangi, hati terasa sangat sebak dan hiba. Air mata mengalir lesu. begitu juga dengannya. Teringat saat itu. Mula berjumpa denganmu walau jauh beribu batu. Terasa di situ pergantungan yang tinggi hanya padaNya. Kemudian kita lamanya tidak berjumpa. Ukhwah kita bermula atas Cinta Yang Satu. Terasa ukhwah itu sehingga saat ini biar lama berjauhan tetapi sentiasa dalam ingatan. biar jauh tidak bersua tetapi sentiasa dalam doa. InsyaAllah.
Sahabat itu...Allah yang bagi kamu pada saya.. Jadi kita sama-sama bersyukur dan tingkatkan kasih dan cinta kita pada Allah ye. Sahabat itu, Allah yang menghadirkan kamu untuk sama-sama membantu dalam jalan ini. Allah tahu kekurangan diri, menggantikan pada kamu kelebihan supaya sama-sama dapat membina kekuatan diri, kekuatan dalaman, keyakinan. Alhamdulillah. Persahabatan yang kita jalin adalah kerana Allah yang berikan. Tanda Allah maha pengasih dan penyayang kepada hamba-hambaNya. Semoga diri kita istiqamah dalam melakukan perkara yang dicintai Allah dan diredhaiNya.Sebagaimana Allah telah berfirman dalam surah al Qasas ayat 77 yang bermaksud: Dan carilah dengan apa yang Allah dianugerahkan kepadamu itu negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu daripada duniawi, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerosakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerosakan.
Ahad, 20 November 2011
Pengembara hakiki

keperitan itu ujian ketabahan
Memetik ilmu dari buku Muntalak yang ditulis oleh Muhammad Ahmad ar Rashid pendakwah hari ini mesti menjadi pengembara di pelusuk kota, kampung, negeri dan di mana jua menurut kemampuan dan keupayaan mereka untuk menyampaikan seruan Islam kepada manusia.
sebagai contoh , lihatlah bagaimana Rasulullah SAW melawat ke lembah-lembah dan kampung-kampung pedalaman untuk menyampaikan kalimah Islam dan berita gembira tentang Islam kepada seluruh orang Arab. Baginda tidak menunggu mereka datang ke Madinah. cubalah kamu saksikan, apakah jawapan baginda apabila ditanya tentang rukun Islam, baginda menjawab; "Tidak aku tambah atau aku kurangkan sesuatu darinya," Jawapan ini adalah untuk soalan yang ditujukan kepada Rasulullah SAW yang berbunyi; "Hai Muhammad, utusanmu telah datang kepada kami dan telah menyatakan kepada kami bahawa kamu mengatakan behawa kamu adalah utusan Allah?"
Jelaslah bahawa utusan Rasulullah telah pergi menemui mereka sebagai pendakwah sebagaimana yang telah dilakukan oleh baginda Rasululllah SAW. Barangsiapa yang hanya menunggu orang ramai datang kepadanya, orang itu bukanlah pendakwah.
Jika diperincikan kata-kata orang Arab tersebut, jelaslah kepada kita bahawa para sahabat yang berdakwah sanggup meninggalkan Madinah apabila mereka dihantar oleh nabi SAW untuk berdakwah kepada kaum tertentu. Mereka meninggalkan keluarga, rumah, dan anak-anak mereka. mereka mengharungi padang-padang pasir, bukit-bukau dan gunung ganang. Mereka terdedh kepada bahaya, sanggup berpanas dan berhujan demi menyampaikan seruan Islam.
Inilah bentuk dakwah yang ingin mencapai wawasannya. Ia perlu bergerak dan bermula, pagi mahupun petang, dengan perbualan dan perkataan yang benar. Sikap duduk dan mengharap tidak akan sampai ke mana. Oleh itu, pelajarilah sejarah ahli salaf dan turutilah mereka. Pasti kamu akan sampai ke matlamat. Jika tidak, mundar mandirlah sahaja di tempat kamu, dan kamu tidak akan sampai ke mana-mana.
Jumaat, 18 November 2011
Acheh

Tak terasa waktu telah berlalu
Kenangan indah sudah tiba di penghujungnya
Canda tawa kita telah berakhir
Yang tinggal hanya ratapan tangis pilu
menanti kejadian yang pasti terjadi
Menanti kepergian orang yang akan pergi
Menanti perginya sesuatu yang amamt bearti
Yang menghibur kala teririsnya hati
Yang selalu memberikan kasih sayang yang
tak terhenti, sampai akhir hayat ini.
Namun, semua ukhwah manis yang telah kita jalin bersama,
tak akan hadir pada esok hari
Ku ucapkan Selamat tinggal kakak-kakak
Semoga kenangan indah selama ini tak pernah
terlupakan untuk selamanya.
.....untukmu.......:)
Kenangan indah sudah tiba di penghujungnya
Canda tawa kita telah berakhir
Yang tinggal hanya ratapan tangis pilu
menanti kejadian yang pasti terjadi
Menanti kepergian orang yang akan pergi
Menanti perginya sesuatu yang amamt bearti
Yang menghibur kala teririsnya hati
Yang selalu memberikan kasih sayang yang
tak terhenti, sampai akhir hayat ini.
Namun, semua ukhwah manis yang telah kita jalin bersama,
tak akan hadir pada esok hari
Ku ucapkan Selamat tinggal kakak-kakak
Semoga kenangan indah selama ini tak pernah
terlupakan untuk selamanya.
.....untukmu.......:)
nukilan adik Sapriani
Pondok Yatim Ar-Raudhah Tahfidzul Qur'an Gampong Blang Wue Panjoe Kota Lhoksuemawe, Acheh, Indonesia
Jumaat, 28 Oktober 2011
Sajak Sahabat
.....
Sajak yang dilaungkan memenuhi setiap ruangan dalam ruangan Madrasah Tarbiah malam tadi (edit dari lirik lagu Hijjaz bertajuk kawan). Menyentuh perasaan dan hati. Semoga ukhwah kerana Allah itu akan sentiasa dipelihara dan diingati terutama dalam doa-doa kita sehari-hari. Uhibbukifillah hingga JannahNya.
.....
Ya Allah ku bersyukur memiliki sahabat. Kepada Engkau segala puji-pujian atas nikmat yang Kau berikan. Kau tunjukkan pada kami jalan mencari redhaMu ya Allah.
...
“Teman yang soleh, malunya mengatasi perawan,
beraninya mengatasi pahlawan..
cintanya bukan pada gambaran,
rindunya bukan pada pertemuan,
tetapi hatinya sarat dengan iman dan taqwa kepada Tuhan”
sahabat jangan kau menyesal
jika kau kehilangan sahabat kerana Allah
Kerana kebenaran yang mulia itu dihina
Jangan kau ragu walau sedikit pun dalam keimanan
Kadang-kadang kawan boleh jadi lawan
Kadang-kadang lawan boleh menjadi kawan
Apalah yang disedihkan hati
kerana Setiap insan di dalam kekurangan
Jangan kau bersedih jika kau selalu tersisih
Bukan kau saja ditimpa malang
Ingatlah para Rasul yang mulia
Lebih terseksa menderita
tetapi Mereka bahagia dalam derita
Mereka kaya di dalam papa
Mereka memadai dengan Tuhannya
Itulah kebahagiaan
Di waktu sempit seorang diri
Kawan janganlah disedihkan hatimu
kerana Allah sentiasa bersamamu
Duhai Teman Duhai Sahabat…
Hargailah bila bersahabat…
Maafkanlah bila terluka… Fahamilah bila keliru…
Nasihatilah bila terleka…
Tegurlah bila tersilap… Ingatilah bila kesunyian…
Itulah kehebatan ukhwahfillah…
Ana uhibbukifillah ya sohabati
Ana uhibbukifillah aidhon..
Moga ukhwah kita membawa kita ke syurga
rindunya bukan pada pertemuan,
tetapi hatinya sarat dengan iman dan taqwa kepada Tuhan”
sahabat jangan kau menyesal
jika kau kehilangan sahabat kerana Allah
Kerana kebenaran yang mulia itu dihina
Jangan kau ragu walau sedikit pun dalam keimanan
Kadang-kadang kawan boleh jadi lawan
Kadang-kadang lawan boleh menjadi kawan
Apalah yang disedihkan hati
kerana Setiap insan di dalam kekurangan
Jangan kau bersedih jika kau selalu tersisih
Bukan kau saja ditimpa malang
Ingatlah para Rasul yang mulia
Lebih terseksa menderita
tetapi Mereka bahagia dalam derita
Mereka kaya di dalam papa
Mereka memadai dengan Tuhannya
Itulah kebahagiaan
Di waktu sempit seorang diri
Kawan janganlah disedihkan hatimu
kerana Allah sentiasa bersamamu
Duhai Teman Duhai Sahabat…
Hargailah bila bersahabat…
Maafkanlah bila terluka… Fahamilah bila keliru…
Nasihatilah bila terleka…
Tegurlah bila tersilap… Ingatilah bila kesunyian…
Itulah kehebatan ukhwahfillah…
Ana uhibbukifillah ya sohabati
Ana uhibbukifillah aidhon..
Moga ukhwah kita membawa kita ke syurga
Sajak yang dilaungkan memenuhi setiap ruangan dalam ruangan Madrasah Tarbiah malam tadi (edit dari lirik lagu Hijjaz bertajuk kawan). Menyentuh perasaan dan hati. Semoga ukhwah kerana Allah itu akan sentiasa dipelihara dan diingati terutama dalam doa-doa kita sehari-hari. Uhibbukifillah hingga JannahNya.
.....
Ya Allah ku bersyukur memiliki sahabat. Kepada Engkau segala puji-pujian atas nikmat yang Kau berikan. Kau tunjukkan pada kami jalan mencari redhaMu ya Allah.
...
Isnin, 24 Oktober 2011
CAHAYA
Alhamdulillah. Segala puja dan puji untukMu Allah penciptaku penciptamu dan pencipta sekalian alam ini. Dah lama tidak menulis. Nak mencoret tentang CAHAYA. Menurut kamus dewan bahasa dan pustaka cahaya bersinonim dengan sinar: sinaran, pancaran, nur, sorotan, pendar, kirana, cerlang. Jika kita membina ayat dari cahaya ini banyak ayat indah yang akan kita jumpai. Cahaya petunjuk Ilahi, cahaya kebebasan, cahaya kebangkitan, cahaya matahari, bulan dan bintang juga rembulan. Indah bukan? indahnya kerana cahaya itu merupakan pengharapan yang akan menghasilkan kebaikan. Bagaimana tu?? semua manusia mahukan cahaya yang terang menyelubungi hidupnya. Dapat menyuluh kehidupan kearah yang jelas dan terang. Itulah pengharapan seorang hamba kepada TuhanNya.
Atau (orang-orang kafir itu keadaannya) adalah umpama keadaan (orang yang di dalam) gelap-gelita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak bertindih ombak disebelah atasnya pula awan tebal (demikianlah keadaannya) gelap-gelita berlapis-lapis - apabila orang itu mengeluarkan tangannya, ia tidak dapat melihatnya sama sekali. Dan (ingatlah) sesiapa yang tidak dijadikan Allah - menurut undang-undang peraturanNya - mendapat cahaya (hidayah pertunjuk) maka ia tidak akan beroleh sebarang cahaya (yang akan memandunya ke jalan yang benar). (surah an Nur:40)
Allah swt sahaja yang boleh memberikan petunjuk kepada sesiapa yang Dia kehendaki. Kita sebagai manusa semuanya perlu kepada cahaya ini. Kerana itu, seringkali kita membacanya dalam surah al fatihah ayat ke -6 yang bermaksud tunjukkanlah kami kejalan yang lurus. Kita meminta pada Allah saban hari, tiap waktu dari Subuh hingga Isyak. Malah sebelum memulakan majlis, atau membaca al Quran kita akan meminta perkara yang sama ini. Disebabkan itu, kita perlu melahirkan rasa syuur (perasaan) ketika membacanya. Semoga kita dapat sama-sama menghadirkan perasaan apabila membacanya.
Nur juga salah satu perkara yang ingin diperkatakan di sini kerana ia juga bermaksud cahaya. Nama ana ada nor/nur (sama)bermaksud cahaya. Ana percaya antuna juga ramai yang punya nama NOR/NUR di depan. Pernah ana menangis kerana nama ana tidak ada maksud (sewaktu sekolah menengah). Alhamdulillah masih bersyukur kerana punya Nor di depan nama ana iaitu cahaya. Cahaya itu indah, jadi gunakanlah cahaya yang Allah berikan itu sebaiknya.
Ingin kongsikan ayat al Quran dari surah an Nur ayat 35 yang bermaksud:
“Allah cahaya petala langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya bagaikan sebuah misykat yang didalamnya terdapat pelita terang. Pelita tersebut didalam kaca, kaca itu seakan-akan kaukab yang berkilau dinyalakan (minyak) dari pohon yang banyak berkahnya; pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur dan tidak pula disebelah barat, yang minyaknya saja hampir-hampir menerangi walau tanpa disentuh api. Cahaya diatas cahaya. Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa-siapa yang Dia kehendaki dan Allah membuat perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. An Nuur:35)
Keterangan yang jelas ana link kan di sini (
Mari kita bersama-sama menghala diri kita kepada petunjukNya, cahayaNya yang jelas dan terang. Kepada Allah jua tempat kita meminta dan Allah segalanya bagi kita. Semoga kita masih terus membaiki diri kearah yang lebih baik. InsyaAllah.
Jumaat, 7 Oktober 2011
HIMPUN

Mengapa perlu HIMPUN?
1. Kes MURTAD Jamaluddin Othman, Nor Aishah Bukhari, Lina Joy,
2. ‘The Herald’ yang mencabar maruah dan sensitiviti umat Islam,
3. Isu ‘Al-Kitab’, isu penggunaan perkataan ‘Allah’ dan pelbagai kegiatan Kristianisasi dan dakyah mereka semakin menjadi-jadi.
4.Pendakwah-Pendakwah Kristian bebas memberi khidmat sosial kepada pesakit-pesakit kronik di wad-wad hospital terpilih, menganjurkan kelas-kelas tuisyen untuk anak-anak orang Islam yang diwarnai ajaran Kristian. Menyebarkan risalah secara terbuka di tempat-tempat awam dan rumah-rumah persendirian, mengadakan acara-acara hiburan yang ditaja pertubuhan-pertubuhan Kristian, menganjurkan majlis-majlis makan malam seperti makan malam Thanksgiving, memberi hadiah kepada golongan-golongan orang Islam yang mudah terdedah dan berbagai-bagai lagi.
5. Peristiwa 3 Ogos 2011 membabitkan penyiasatan JAIS terhadap keterlibatan pihak Gereja DUMC yang cuba mendakyah orang Islam telah menimbulkan banyak reaksi daripada pelbagai pihak. Di satu pihak JAIS dan YB Dato’ Dr Hasan Mohamed Ali dikecam habis-habisan oleh pemimpin-pemimpin Kristian melalui media cetak dan media baru yang menjadi saluran kepada usaha dakwah mereka.Tidak kurang juga tindakan mempolitikkan isu Aqidah ini dalam mana parti-parti politik mengambil kesempatan meraih sokongan rakyat untuk tujuan politik mereka dengan memaparkan peristiwa itu mengikut jalur selera mereka.
Maka kita sebagai satu ummah wajib bangkit membela kedaulatan ISLAM yang semakin dicabar di tanahair kita sendiri
Apa Objektif HIMPUN?
a. Untuk menerangkan kedudukan perkara yang sebenarnya tidak seperti yang digembar-gembur melalui media
b. Mengukur tahap kesatuan dan semangat kekitaan dikalangan orang Islam khasnya terhadap gerak-kerja Kristianisasi termasuk peristiwa 3 Ogos 2011
c. Memberitahu rakyat perlunya persoalan aqidah ditangani melalui hujah agama bukan dibiarkan berlarutan menjadi modal politik.
d. Menserlahkan Institusi Raja yang menjadi payung Bangsa Melayu dan Islam dalam hal peranan mereka dalam sama-sama menangani isu yang menyentuh sensitiviti orang Melayu Islam di negara ini.
e. Menzahirkan kekuatan aqidah dan keimanan masyarakat Islam sambil memberi amaran tentang bahaya yang akan menimpa negara ini seandainya isu ini terus dieksploitasi.
f. Menyedarkan rakyat tentang wujudnya peruntukkan dalam Perlembagaan dan undang-undang negeri yang tidak mengizinkan mana-mana pihak mengganggu-gugat kesucian Islam serta tindakan mendakwahkan agama selain daripada Islam kepada orang Islam.
Apa Prinsip HIMPUN?
a. Keseluruhan pengendalian program dari awal hingga akhir sama sekali tidak menggambarkan kecenderungan berpolitik.
b. Peserta himpunan terdiri daripada semua rakyat Malaysia tanpa mengira keturunan agama dan afiliasi politik (Walaupun perhimpunan ini secara logiknya akan disertai oleh orang Islam namun penyertaan mereka yang bukan Islam dialu-alukan).
c. Himpunan ini adalah perhimpunan aman yang mendapat kebenaran pihak yang berkuasa.
d. Tema himpunan tertumpu atau fokus kepada kegiatan kristianisasi, kesan dan cabarannya kepada masyarakat majmuk di negara ini.
e. Penyertaan Yang Di-Pertuan Agong dan Raja-Raja Melayu sebagai tonggak atau payung bangsa Melayu dan Agama Islam adalah sangat munasabah dan bertepatan pada masa dan ketikanya.
Siapa Penganjur HIMPUN?
- Sekretariat Himpunan Sejuta Umat | HIMPUN (website)
- Gabungan PEMBELA Islam
- Ikatan Muslimin Malaysia | ISMA (website)
- Pimpinan Majlis Ugama Islam
- Teras Pengupayaan Melayu | TERAS
- Persatuan Belia Islam Nasional | PEMBINA (website)
- Dewan Perniagaan Melayu Malaysia | DPMM (website)
- Pribumi Perkasa Negara | PERKASA (website)
- Pertubuhan IKRAM Malaysia | IKRAM (website)
- Persatuan Pengguna Islam Malaysia | PPIM (website)
- Allied Coordinating Committee of Islamic NGO’s | ACCIN
- Pertubuhan Kebajikan dan Dakwah Islamiah Malaysia | PEKIDA
- Pemuda Parti Islam SeMalaysia (PAS) | PEMUDA PAS (website)
- Pemuda Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) | PEMUDA UMNO (website)
- Wanita Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) | Wanita UMNO
- Kumpulan Persatuan Bekas Perajurit | PBTM
- Persatuan Bekas Anggota Polis | PBPM (website)
- Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia | PKPIM (website)
- Gabungan Mahasiswa Islam SeMalaysia | GAMIS (website)
- Gabungan Persatuan Silat
- Gerakan-gerakan belia
- Gerakan-gerakan mahasiswa dan wanita Islam
- wakil-wakil rakyat beragama Islam
- .. dan banyak lagi pihak-pihak yang mewakili suara umat Islam
Himpunan Sejuta Ummat (HIMPUN) akan diadakan di
Stadium SHAH ALAM,
pada SABTU 22hb OKTOBER 2011,
bermula jam 2ptg-6ptg
pada SABTU 22hb OKTOBER 2011,
bermula jam 2ptg-6ptg
Apa Kandungan HIMPUN?
- Ucapan penganjur mengalu-alukan penyertaan para peserta himpunan
- Alunan Asma Ul-Husna
- Bacaan ayat-ayat suci Al-Quran dan terjemahan
- Nasyid bertemakan jihad mempertahankan kesucian Islam
- Ucapan tetamu utama
- Ucapan wakil-wakil NGO terpilih
- bacaan ikrar mempertahankan kesucian Islam
- Menyampaikan logo Himpunan Sejuta Umat kepada wakil-wakil negeri sebagai tanda komitmen mereka penganjuran himpunan yang sama diperingkat negeri-negeri.
Maklumat lagi tentang HIMPUN?
BILIK GERAKAN HIMPUNAN SEJUTA UMMAT
Alamat
No 45, Lorong Rahim Kajai 13
Taman Tun Dr. Ismail
60000 Kuala Lumpur
Telefon
03-410 60175
Apa Website,Facebook HIMPUN?
Sabtu, 24 September 2011
Bingkisan
Teruskan belajar dan belajar!
Assalamualaikum
Sudah lama tidak mencoret sesuatu di sini. Bukan kerana kesibukan, mungkin salah satu sebabnya tidak pandai mencari ruang masa. Alhamdulillah bersyukur kehadratNya pagi-pagi ini masih dapat bernafas serta berada dalam nikmatNya. Semoga kita menjadi orang yang bersyukur dan sabar di atas setiap perkara yang ditempuhi. Perasaan pagi ini......tenang alhamdulillah. tengahari nie masuk dectar untuk mengambil segulung ijazah. Semua dengan izinNya. Ma dan abah bakal sampai di sini....kali kedua selepas menghantar anaknya ni belajar di ukm. (seronok). Jika ditanya perasaan, perasaan gembira menunggu kedatangan ibu bapa melebihi perasaan gembira ber'graduation'. Apapun bersyukur kerana semuanya telah diberikanNya.
Banyak pengalaman beharga yang telah dilalui di ukm. Pengalaman bersama teman-teman dalam mengharungi perit getir kehidupan, banyak memberikan teguran dan nasihat, meluangkan masa bersama. Semua itu sentiasa dalam ingatan. Tidak akan pernah melupakan dan insyaAllah masih terus nak ada di ukm jika diizinNya. Buat sahabat, kawan, adik2 dan diri sendiri terutamanya, teruskan perbetul diri sendiri dan berukhwah dengan orang yang berada disamping kita. Tujuan kita berusaha itu adalah kerana mencari redhaNya. Semoga Allah swt sentiasa memandu kita ke jalanNya.
Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak ugama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredhaan) dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya.(29:69)
Sedikit bingkisan untuk diri ini terutama. Semoga Allah sentiasa bersama kita(maiyyatullah)
Isnin, 29 Ogos 2011
Dirai Bersama
Ramadhan melabuhkan tirainya. Syawal menjelang kini. Semoga segala amalan yang telah dilakukan tetap diteruskan di bulan-bulan seterusnya. Tarbiyyah Ramadhan tahun ini, masing-masing punyai cerita sendiri, suasana sendiri, pengalaman sendiri. Yang penting masing-masing merasai Allah sentiasa tahu bagaimana nilai puasa masing-masing. Adakah hanya sekadar ikut-ikutan, menahan lapar dan dahaga atau sebagainya. muhasabahlah kembali dan semoga kita terus bangkit dan bangkit mencari redhaNya, keampunanNya dan keberkatan dalam menjalani kehidupan.
Ramadhan tetap meninggalkan kita, kaki kita tetap perlu melangkah ke depan..membawa beberapa harapan dan iltizam semalam untuk terus mengorak langkah. Di kesempatan ini, ana ingin memohon jutaan kemaafan kepada sesiapa yang mengenali andai ada terguris rasa dan perasaan. Semoga amalan dan kebajikan yang telah kita lakukan diterima Allah dan semoga sentiasa berada dalam landasan yang benar dalam mengemudi bahtera kehidupan. Semoga Allah sentiasa membuka pandangan mata hati kita dalam menilai sesuatu perkara yang berlaku dalam kehidupan. Ahlan wasahlan Ya syawal.
Sabtu, 27 Ogos 2011
Belum berakhir
kini sudah masuk 27 Ramadhan
Sangat cepat Ramadhan sudah hampir ke penghujungnya
Sedih..Hiba..
Jom semua kita cuba jadikan ramadhan yang tinggal beberapa hari ni indah dan bermakna dalam jiwa kita
Semoga rahmatNya maghfirahNya dan terbebasnya dari api neraka kita perolehinya
Madrasah Ramadhan banyak mengajar kali ini
Semoga Allah sentiasa memberikan keampunan di atas segala kekhilafan hamba ini
Sedih..Hiba..
Jom semua kita cuba jadikan ramadhan yang tinggal beberapa hari ni indah dan bermakna dalam jiwa kita
Semoga rahmatNya maghfirahNya dan terbebasnya dari api neraka kita perolehinya
Madrasah Ramadhan banyak mengajar kali ini
Semoga Allah sentiasa memberikan keampunan di atas segala kekhilafan hamba ini
Rabu, 3 Ogos 2011
Ramadhan
Alhamdulillah Ramadhan yang mulia kini kita sedang laluinya. Nikmat Allah bagi yang tidak terhitung kerana kita masih dapat menemui Ramadhan. Semoga kita dapat melalui Ramadhan kali ini dengan penuh ketakwaan padaNya. Biarpun kita berada di medan belajar atau bekerja, mudah-mudahan Allah memberi kemudahan dalam setiap perjalanan yang dilalui. Penuhi setiap ruang dan waktu di bulan ini dengan penuh penghayatan. Jika kita hamba biarlah menjadi hamba yang taat padaNya. Jika kita seorang anak, dapat menjadi anak yang soleh kepada ibu bapa. jika kita seorang kakak, dapat menjadi kakak yang baik kepada adiknya. Jika kita seorang adik, dapat menjadi adik yang dapat membahagiakan kakak dan abangnya. Hidup perlu pada memberi. Memberi yang akhirnya keuntungan yang diperolehi untuk diri sendiri juga.
Di setiap ruang masa dan waktu itu, mesti perlu ingat (untuk diri sendiri juga) Allah sentiasa bersama. “ …Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (An-Nisa':1). Jadi perlu sentiasa melafazkan tutur kata yang baik dengan orang lain, bersikap dengan akhlak yang baik walaupun orang di sekeliling kita tidak berbuat perkara yang sama. Ingatlah perlu doakan mereka yang mungkin mereka belum faham seperti apa yang kita faham. Anggaplah itu cabaran yang perlu dilalui hadiah dari Ilahi. Apabila kita berada dalam masyarakat, banyak yang kita akan lebih belajar. Kadang-kadang terasa diri teruk sangat, hati sakit melihat perkara yang tidak sepatutnya dibuat oleh seorang 'hamba' Allah. Wajar sahaja jika ini berlaku dalam kehidupan kerana kita akan berjumpa dengan pelbagai ragam manusia.
Jika perkara ini berlaku, cepat-cepat untuk kita bisikkan pada hati kita. Sabarlah wahai hati, doakan mereka. InsyaAllah punyai banyak hikmah yang mungkin belum tersingkap dengan ilmu kita yang sedikit. Kita hanya berdepan dengan 'kerenah ' manusia yang sedikit. Belum lagi kita dapat menyingkap semua manusia di bumi ini. Allah swt yang Teragung, Maha berkuasa di atas segalanya. Walaupun kemungkaran manusia di atas mukabumi ini semuanya Allah tahu, tetapi sedikit pun Allah tak menimpakan azab direct pada manusia tersebut. Allah swt penuh dengan rahmatNya. Malah diberikan lagi nikmat kehidupan kepada yang melakukan kemungkaran padaNya. Astagfirullah..Sperlunya untuk kita..agar manusia yang ada di sekeliling kita dapat berubah kepada lebih baik dari sebelumnya. Mungkin melalui doa yang kita hulurkan itu, menjadi satu sebab mengapa Allah tidak menurunkan azab kepada kita.
Doa itu juga sebagai tanda kita mengasihi saudara seislam kita dan hanya melalui hati yang mampu berbuat. selemah-lemah iman. tetapi tidak mengapa (selemah-lemah iman) jika itu yang termampu setakat ini, mungkin selepas ini kita punyai kuasa untuk merubah dengan izinNya. Daripada kita terus terusan mengutuk dan menggelengkan kepala dengan kerenah mereka, lebih baik kita mendoakan mereka. Munkin jika kita menggelengkan kepala @ mengutuk (dalam hati) akan menghadirkan satu sifat mazmumah yang tumbuh sedikit dalam hati iaitu riak. Merasakan diri jauh lebih baik dari mereka. Mungkin kita tidak tahu satu hari nanti orang yang kita geleng-gelengkan kepala ini jauh lebih baik dan terbaik dari kita. Nauzubillahi min zalik. Semoga Allah menjauhkan perkara ini dari hati kita. Allah berfirman dalam al Quran yang bermaksud “Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu kepadamu, malah kamu menyangka bahawa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.”
(Fussilat:22)Ya Allah hanya Engkau yang mengetahui apa yang hati-hati kami bisikkan. Jauhkanlah hati-hati kami untuk membisikkan perkara yang tidak baik. Dan tunjukkanlah pada hati-hati kami pada jalanMu yang Engkau redhai. Sesungguhnya Enkaulah yang sentiasa di sisi kami.
Allah SWT berfirman yang bermaksud..
“…Dan dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” [Al Hadid:4]
Di kesempatan ini ingin mengucapkan pada diri dan semua..selamat beribadah kerana Allah. Di sini kita boleh menilai kembali sejauh mana cinta kita padaNya. Semoga kita semua sentiasa dalam RahmatNya dan maghfirahNya.
Langgan:
Catatan (Atom)


